10 Jam Geledah Ruangan Budi Budiman, KPK Sita Berkas

  Rabu, 24 April 2019   Irpan Wahab Muslim
Logo KPK. (Wikipedia)

BUNGURSARI, AYOTASIK.COM--Setelah hampir 10 Jam melakukan penggeledahan di ruangan Walikota Tasikmalaya, Budi Budiman, petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergegas meninggalkan Balekota Tasikmalaya, Rabu (24/4/2019) sekitar pukul 18.30 WIB. 

Dengan membewa beberapa tas yang diduga berusi dokumen, petugas yang memakai rompi KPK itu tidak berbicara sedikitpun kepada awak media yang sudah menunggu sejak siang hari. Mereka fokus berjalan menuju kendaraan jenis Innova yang berada di halaman depan Belekota.

Dalam penggeledahan yang dilakukan di tiga titik yakni Ruang kerja wali kota, Dinas PUPR dan RSUD dr. Soekardjo itu, KPK tidak membawa serta Walikota Tasikmalaya. Padahal berdasarkan kabar beredar, KPK menetapkan Budi sebagai tersangka suap DAK.

Penggeledahan di tiga titik itu, terkiat dengan suap Dana Alokasi Khusus (DAK) yang melibatkan Yaya Purnomo (divonis 6 tahun 6 bulan penjara) selaku Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Hal itu, diakui Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Cecep Kholis. Cecep mengatakan, penggeledahan dilakukan berkaitan dengan suap DAK. Dia datang ke Balekota sebagai terperiksa. 

"Benar, ini berkaitan dengan suap DAK, " kata Cecep singkat.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar