Taman di Kabupaten Tasik Tak Terurus

  Sabtu, 29 September 2018   Hengky Sulaksono
Aksi vandal menghiasi Taman Lansia di Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (29/9/2018). (Hengky Sulaksono/ayotasik.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Kondisi sejumlah taman yang berada di kawasan Singaparna yang notabene menjadi ibukota Kabupaten Tasikmalaya nampak tak terurus. Sejumlah fasilitas umum yang berada di beberapa titik taman nampak tak terpelihara dan rusak.

Berdasarkan pantauan ayotasik.com pada Sabtu (29/9/2018), tembok-tembok taman dan area terbuka yang berada di komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya banyak dihiasi coretan hasil aksi vandal. Rerumputan dan pohon yang berada di taman juga nampak kering dan tak beraturan.

AYO BACA : Dinilai Semrawut, Taman Kota Tasik Bakal Ditata

Kondisi ini menampak di areal terbuka yang berada di samping Kantor Badan Pendapatan Daerah dan di Taman Lansia yang berada di bagian belakang areal komplek perkantoran. Rerumputan dan pohon di taman ini nampak kering dan tak beraturan. Kesan kumuh dan horor juga didapat dari fasilitas teras gazebo yang tak terurus. Lebih buruk, Taman Lansia ini tak pernah dikunjungi warga.

Tak jauh berbeda, kondisi Taman Alun-alun Singaparna yang menjadi representasi simbol taman di Kabulaten Tasik juga terbilang memprihatinkan. Kesan kumuh ditampakkan oleh kondisi rerumputan taman yanv tak terurus dan diseraki sampah.

AYO BACA : Taman Jalan Hazet Bakal Dihiasi Pohon Imitasi

Kondisi taman yang buruk rupa ini diakui Pemkab Tasik. Pelaksana Tugas Bupati Tasik, Ade Sugianto mengatakan taman-taman yang berada di Kabupaten Tasikmalaya perlu direvitalisasi agar ia menjadi ruang publik yang lebih nyaman untuk digunakan oleh warga.

"InsyaAllah taman-taman yang ada akan kita tata supaya bisa lebih bagus lagi dan manfaatnya ruang publik, untuk warga Kabupaten Tasikmalaya semakin terasa," kata Ade beberapa waktu lau.

Politisi PDIP ini mengatakan penataan Taman Alun-alun Singaparna bakal menjadi prioritas. Pemkab menargetkan tampakkan alun-alun bisa lebih cantik pada 2019 mendatang. Konsep dan skema legal-formal penataan taman menurut Ade bakal dikaji lebih lanjut.

"Alun-alun Singaparna InsyaAllah menjadi prioritas, kita akan coba karena ternyata alun-alun itu milik desa tanahnya, jadi kita coba siasati apakah kita sewa dulu atau melakukan islah. Yang penting kabupaten tasikmalaya memiliki alas hukum atas alun-alun tersebut sehingga 2019 kita bisa tata lebih baik," kata dia.

AYO BACA : 3.000 Payung Geulis akan Hiasi Taman Kota

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar