Curug Batu Black, Alternatif Wisata Keluarga Murah Meriah

  Senin, 28 Januari 2019   Irpan Wahab Muslim
Pengunjung obyek wisata Curug Batu Black Hnoman yang berada di Desa Santanamekar Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya. (Irpan Wahab/ayotasik)

CISAYONG, AYOTASIK.COM--Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Barat yang mempunyai potensi wisata cukup melimpah. Salah satunya wisata Curug batu black hanoman yang berada di Desa Santanamekar Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya.

Akses menuju curug batu black hanoman ini cukup mudah. Dari pusat ibukota Kabupaten Tasikmalaya, pengunjung membutuhkan waktu setengah jam perjalanan atau berjarak 13 Km dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua.

Jalan menuju curug batu black hanoman ini sangat bagus dengan akses jalan lebar dan beraspal. Kondisi jalan yang bagus ini bahkan sampai ke parkiran area curug. Dari parkiran itu, pengunjung cukup berjalan kaki 500 meter. 

Menikmati suasana curug batu black hanoman itu, pengunjung hanya dikenakan tarif tiket masuk sebesar Rp5.000 per orang.

Salah satu pengunjung, Yanto Supriatna menuturkan, ia bersama istrinya Hilda selfina dan satu anaknya memilih berwisata ke curug batu black hanoman karena suasananya yang sejuk. 

"Karena murah, terus suasanya juga sejuk. Saya sengaja ke sini sama istri sama anak dalam rangka liburan aja. Daripada ke tempat liburan jauh mending yang dekat," kata Yanto beberapa waktu lalu.

Selain menikmati kesejukan air curug, di curug batu black hanoman itu disediakan beberapa fasilitas, yakni camping ground, penyewaan ayunan dan kantin. Semua fasilitas yang disediakan ini disediakan untuk memanjakan pengunjung.

"Fasilitasnya juga cukup komplit, ada beberapa fasilitas yang memang disediakan. Saya bawa anak yang masih 10 bulan juga alhamdulilah aman," kata Yanto.

Sementara itu, petugas tiket curug batu black hanoman, tedy Mulyadi mengatakan, pengunjung batu black berasal dari beberapa wilayah, seperti wilayah Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis dan Banjar. Kebanyakan mereka memilih pada weekend.

"Sabtu - Minggu bisa mencapai 300 orang. Kalau hari biasa paling ada 50 orang 100 orang. Ada juga rombongan yang sengaja camping paling tiga atau dua hari," pungkas Tedy.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar