Keunikan Curug Batu Blek Sedot Perhatian Pengunjung

  Senin, 08 April 2019   Irpan Wahab Muslim
Keindahan Curug Batu Blek di kampung Cipeuteuy, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. (Irpan Wahab/ayotasik).

CISAYONG,AYOTASIK.COM--Tidak hanya kaya hasil kerajinan tangan, Tasikmalaya juga terkenal dengan banyaknya curug yang menyimpan keindahan alam. Namun, belum semua keberadaan curug mendapatkan perhatian pemerintah. Salah satunya Curug Batu Blek di kampung Cipeuteuy, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.

Padahal, jika mendapatkan sentuhan pemerintah, Curug Batu Blek bisa menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Tasikmalaya. Pasalnya, air di Curug Batu Blek berasal dari dua aliran sungai yang berbeda. Dua curug dalam satu lokasi ini yang membuat Curug Batu Blek berbeda dari curug lainnya. 

Bagi para pengunjung yang ingin menikmati keunikan dan kesejukan Curug Batu Blek, bisa melewati jalan Singaparna-Ciawi (Cisinga) dengan tujuan Desa Santanamekar Kecamatan Cisayong, jarak dari Singaparna menuju Desa Santanamekar tidak lebih dari 15 Km. 

Jika menggunakan kendaraan roda dua, tujuan selanjutnya yakni menuju kampung Cipeuteuy dengan akses jalan yang cukup bagus. Kendaraan bisa disimpan ditempar parkir khusus roda dua. Dari tempat parkir, kita akan berjalan menyusuri aliran sungai dan persawahan sejauh 800 meter menuju curug.

Untuk menikmati keindahan Curug Batu Blek, pengunjung cukup membayar tiket 6.500/orang. Dengan tiket terbilang murah itu, pengunjung bisa menikmati kesegaran air curug dan kesejukan alamnya. Jika ingin berenang, pengelola juga menyediakan penyewaan pelampung, karena kedalaman Curug Batu Blek lebih dari 3 meter.

"Memang disayangkan belum ada sentuhan dari pemerintah daerah untuk pengembangan curug batu blek. Mudah mudahan kedepan bisa lebih dikembangkan. " papar Pengelola dari KPH Perhutani KPH Tasikmalaya Asnami Dodo, Senin (8/4/2019).

Ramainya kunjungan ke Curug Batu Blek terjadi saat weekend. Tidak jarang, pengunjung bahkan mencapai sekitar 150 orang. Di Kecamatan Cisayong saja, sedikitnya terdapat 7 curug diantaranya Curug Putih, Curug Badak, Curug Wayang, dan banyak curug lainnya.

"Itu yang dikelola oleh Perhutani. Tapi yamg paling sering dikunjungi itu curug batu blek ini. Karena mungkin unik dibanding curug lainnya, " papar Asnami.

Keunikan dan kesejukan Curug Batu Blek diakui oleh salah seorang pengunujung, Gita Pera Pujianti. Gita yang sering menunjungi curug di Tasikmalaya ini mengaku, dia tidak bosen mengunjungi curug batu blek karena keunikan kedua curug dan kejernihan air curug. 

"Sudah empat kali sama hari ini, memang beda sama curug yang lain karena memiliki dua aliran curug dalam satu tempat. Airnya juga jernih jadi lebih segar, " pungkas Gita.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar