Taman Wisata Ciwulan Rusak Tidak Terurus

  Senin, 29 April 2019   Irpan Wahab Muslim
Taman Wisata Ciwulan. (Irpan Wahab Muslim/Ayotasik.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM--Kondisi taman wisata ciwulan yang ada di komplek perkantoran Setda Kabupaten Tasikmalaya jalan Bojongkoneng Singaparna kondisinya memprihatinkan. Taman yang idealnya terlihat indah dan bersih justru malah terkesan kumuh dan kotor. Rumput liar tumbuh subur di setiap sudut taman yang dibangun tahun 2017 tersebut.

Bukan hanya rumput liar, wahana reflikas perahu yang berada di ujung taman kondisi rusak dan tidak terawat. Tidak hanya itu, bangunan rumah untuk para pengunjung beristirahat kondisinya dipenuhi sampah. Hal ini disayangkan Pipin Nugraha warga Bojongkoneng Singaparna.

"Kalau bagi saya sangat disayangkan ya, karena kondisinya tidak terawat. Dipenuhi sampah sama banyak rumput liar," papar Pipin kepada Ayotasik.com Senin (29/4/2019).

Lokasi taman wisata Ciwulan yang persis dipinggir Sungai Ciwulan merupakan akses stategis dalam bidang pariwisata. Karena selain meningkati keindahan taman, juga bsa menikmati keindahan aliran sungai.

AYO BACA : Objek Wisata Situ Gede dan Mitos Warga Sumedang

"Jika dikelola dengan baik, akan bsa menjadi wisata kecil. Taman yang tertata rapi berpadu dengan sungai Ciwulan," papar Pipin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Asep Saeful Bahri menuturkan, taman wisata Ciwulan dibangun dari anggaran Banprov tahun 2017 senilai Rp1,2 miliar. Awalnya, pembangunan taman wisata Ciwulan untuk permainan arung jeram.

"Tapi ternyata tidak cocok untuk wisata Arung jeram karena spot nya yang kurang. Kedepan kami akan benahi lagi untuk wisata disitu," pungkas Asep.

Taman Wisata Ciwulan Tidak Bermanfaat

AYO BACA : Objek Wisata Citiis Suguhkan Keindahan Alam Pegunungan

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Kelompok Masyarakat Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kabupaten Tasikmalaya, Asep Zamzam mengatakan setiap pembangunan objek wisata harus bermanfaat bagi masyarakat. Jangan sampai, pembangunan hanya sebagai alat menyerap anggaran.

"Jangan sampai hanya membangun saja tetapi manfaatnya tidak ada bagi pemasukan daerah," papar Asep Zamzam Noor melalui sambungan telepon, Selasa (24/4/2019).

Hal yang sama dilontarkan Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya Nana Sumarna. Nana menilai anggaran Banprov senilai Rp1,2 miliar itu terkesan mubazir. Karena kemanfaatan Taman Wisata ciwulan saat ini tidak dirasakan oleh masyarakat.

Nana menilai, pembamgunan Taman Wisata Ciwulan hanya untuk menyerap anggaran dari pemprov Jabar, dan tanpa perencanaan yang matang.

"Kesanya dipaksakan, hanya untuk menyerap anggaran saja. Karena outputnya tidak ada bagi masyarakat," pungkas Nana.

AYO BACA : Sungai Cicondong, Destinasi Baru Wisata Alam di Kabupaten Tasik

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar