Masjid Baitul Amanah, Tempat Istirahat Gratis Pemudik

  Rabu, 22 Mei 2019   Irpan Wahab Muslim
Masjid Baitul Amanah. (Irpan Wahab Muslim/Ayotasik.com)

Selamat datang di Jawa Barat,

Informasi ini dipersembahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diparbud) Provinsi Jawa Barat.

Supported by: Ayo Media Network

JAMANIS, AYOTASIK.COM--Bagi masyarakat Tasikmalaya, nama Masjid Baitul Amanah mungkin sangat asing di telinga. Namun di saat menyebut Masjid Itje masyarakat langsung ingat masjid agung di Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya. Penyebutan Masjid Itje tidak terlepas dari peran penyanyi dandut Itje Trisnawati yang membangun Masjid Baitul Amanah pada tahun 1990 an.

Bagi para pemudik yang melewati jalur Jawa Barat selatan yakni Garut - Tasikmalaya via Gentong mungkin Masjid Baitul Amanah menjadi salah satu tempat istirihat favorit.

Selain berhenti untuk melaksanakan salat, Masjid Baitul Amanah juga kerap dipakai beristirhat karena letaknya yang dekat dengan beberapa rumah makan dan tempat penjualan oleh-oleng khas Tasikmalaya.

Eman Sulaeman (40) salah seorang pengurus Masjid Baitul Amanah menuturkan, setiap musim mudik, banyak pemudik yang memanfaatkan Masjid Baitul Amanah sebagai tempat istirhat. Selain parkir cukup luas, di area Masjid biasanya dibuka stand-stand pelayanan mudik yang dibuka oleh perusahaan.

"Biasanya mendekati lebaran atau satu minggu sebelum lebaran banyak stand pelayanan mudik, atau stand yang menjual aneka makanan. Tiap tahun memang jadi tempat istirhat pemudik, " papar Eman kepada Ayotasik.com Rabu (22/5/2019).

Masjid yang dibangun diatas tanah 1 hektare dan menghabiskan anggaran Rp1 miliar itu sering dijadikan rest area para pemudik karena tempat stategis dan luas. 

"Dari sini juga dekat dengan toko sentra oleh-oleh khas Tasikmalaya. Jadi mungkin pemudik lebih santai dalam beristirhat, " papar Eman.

Misbahul Munir (35) warga Kabupaten Pangandaran yang ditemui saat beristirhat di Masjid Baitul Amanah mengatakan, ia sengaja beristihat untuk melaksanakan shalat ashar. Masjid dipilih karena suasana yang sejuk dan dekat dengan toko oleh-oleh.

"Saya dari Jakarta, mau pulang ke Pangandaran dan istirhat disini. Setiap pulang pasti istirhatnya disini karena suasannya sejuk, adem trus ga harus berhenti lagi untuk mencai oleh-oleh," pungkas Misbah.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar