Pilkada Kabupaten Tasik Digelar 'Minimalis'

  Kamis, 03 Oktober 2019   Irpan Wahab Muslim
Kantor KPU Kabupaten Tasikmalaya. (Irpan Wahab Muslim/Ayotasik.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Zamaludin mengatakan, anggaran pelaksaan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020 mendatang mengalami kenaikan.

Sebelumnya, KPU direncanakan mendapatkan Rp55 miliar suntikan anggaran dari Pemkab Tasikmalaya. Namun saat penandatanganan NPHD bersama bupati, nilainya berubah menjadi Rp57,5 miliar.

Meski mengalami kenaikan, kata Zamzam, anggaran itu masih dibawah pengajuan awal yakni sebesar Rp85 miliar. Meski demikian, KPU akan tetap melaksanakan tahapan pemilu sesuai dengan kemampuan dan dilakukan maksimal.

Pencairannya sendiri, lanjut Zamzam, berdasarkan pada Permendagri Nomor 54 bahwa pendanaan Pilkada bisa dilakukan dua tahap. Kemungkinan pada tahap pertama KPU akan menerima Rp5 miliar dari APBD Perubahan 2019 dan Rp52,5 miliar pada APBD Murni 2020 mendatang.

"Alhamdulilah kemarin tanggal 1 sudah kita tandatangi NPHD nya dengan bupati. Ada peningkatan dari anggaran yang sebelumnya disepakati," papar Zamzam, Kamis (3/10/2019).

Dengan anggaran sebesar itu, KPU akan menggelar Pilkada secara minimalis. Salah satunya tidak akan membuat spanduk atau baligo calon bupati dan wakil bupati.

"Cukup dengan stiker saja, karena anggaran sebesar itu sangat minimalis bagi kami. Tapi kami tetap akan pergunakan dengan baik," tambah Zamzam.

Kenaikan anggaran yang sama juga didapatkan oleh Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya. Jika sebelumnya pada kesepakatan anggaran ditetapkan Rp20 miliar, namun pada penandatanganan NPHD angkanya berubah menjadi Rp. 23 miliar.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar