Satpol PP Kabupaten Tasik Dilema Tegakkan Perda Trantibum

  Kamis, 31 Oktober 2019   Irpan Wahab Muslim
Trotoar di salah satu bilangan jalan di Kabupaten Tasikmalaya teralihkan fungsinya menjadi lahan parkir. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 tahun 2014 tentang ketentraman dan ketertiban umum di Kabupaten Tasikmalaya seolah tidak berfungsi. Banyaknya fasilitas umum yang beralih fungsi dan seakan dibiarkan oleh yang berwenang mengindikasikan tidak berjalannya perda tersebut.

Peralihan fungsi yang paling mencolok yakni trotoar di wilayah Kecamatan Singaparna. Trotoar yang seharusnya berfungsi sebagai media pejalan kaki, berganti menjadi tempat parkir dan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL).

Tidak hanya itu, Alun-alun Singaparna yang merupakan fasilitas umum serta ruang terbuka hijau justru dipergunakan untuk area permainan anak berupa odong-odong, lapak PKL, dan lainnya.

Menanggapi hal itu, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP – Damkar) Kabupaten Tasikmalaya Dindin mengaku dilematis melihat kondisi tersebut. Satu sisi, kata Didin, pihaknya sangat ingin menertibkan sesuai dengan amanat perda namun di sisi lain berkaitan dengan lahan pencarian nafkah masyarakat.

"Kita bukan tidak bekerja, sering kita lakukan penetiban dengan persuasif, komunikasi dengan PKL tetapi mereka kembali lagi karena alasan tidak ada lahan. Memang betul itu, kami tertibkan istilahnya, tapi mereka kebingungan karena tidak ada tempat jualan akhirnya balik lagi," kata Didin, Kamis (31/10/2019).

Kondisi serupa terjadi pada kondisi trotoar yang beralih menjadi tempat parkir. Didin menyebut, berulang kali mengingatkan pemilik motor namun mereka hanya mentaati imbauan kurang dari satu minggu.

Didin menambahkan, persoalan penegakan Perda Trantibum tidak bisa dilakukan selama berbagai fasilitas belum lengkap seperti adanya lahan parkir dan tempat berjualan khusus para PKL.

"Jadi saya pikir, soal kesemrawutan itu bukan hanya tugas kami di Satpol PP, tetapi juga tugas bersama. Penyediaan lahan parkir bagaimana, lahan untuk PKL-nya bagaimana. Jujur kami dilematis, "ucapnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar