(Kaleidoskop) Kuliner dan Camilan Unik di Tasikmalaya

  Jumat, 27 Desember 2019   Irpan Wahab Muslim
Cilok Goang Teh Yanti. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Selain sebagai daerah wisata, Tasikmalaya juga kaya dengan kuliner dan berbagai macam camilan yang menggugah selera. Bukan hanya kuliner kekinian, namun kuliner yang sudah ada sejak puluhan tahun pun masih eksis memanjakan lidah para penikmatnya.

Berikut Ayotasik.com sajikan beberapa kuliner dan camilan kekinian hingga kuliner jadul khas Tasikmalaya.

1. Kupat Tahu Mangunreja

kupat-tahu-mangunreja

(Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

Di Tasikmalaya terdapat salah satu kuliner yang sudah tidak asing di telinga para pecinta kuliner yakni Kupat Tahu Mangunreja. Salah satu kuliner khas Tasikmalaya itu bahkan sudah ada sejak zaman Belanda, tahun 1955.

Kupat Tahu Mangunreja dijual di Jalan Toblongan Desa/Kecamatan Mangunreja atau berjarak sekitar dua kilometer dari Singaparna. Saat ini, Kupat Tahu Mangunreja dikelola oleh Lala, yang merupakan generasi ketiga.

Kelezatan kupat tahu ini terdapat pada cara memasak kupat dan bumbu kacang yang diolah. Kupat dibuat dari beras kualitas bagus dan dimasak menggunakan tungku kayu selama enam jam sehingga aroma khas bakal tercium.

Sementara bumbu kacangnya berasal dari perpaduan rempah-rempah seperti bawang daun, kacang tanah, parutan kelapa, cabe, garam, gula aren, asam, dan santan. Sementara kacang tanah dibuat dengan dihaluskan dengan cara ditumbuk, bukan menggunakan mesin. Pengolahan bumbu kacang ini bahkan memakan waktu 3 jam.

2. Bakso Laksana

bakso-again

(Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

Salah satu kuliner yang mudah ditemukan di Tasikmalaya yakni bakso. Di setiap sudut jalan sangat mudah menemukan penjual bakso. Namun dari banyaknya penjual itu, Bakso Laksana konon merupakan bakso paling enak di Tasikmalaya.

Berada di Jalan Pemuda Nomor 5, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Bakso Laksana sering menjadi buruan para pecinta bakso, baik dari Tasikmalaya atau luar Tasikmalaya. Bukan hanya rasanya yang konon enak dan bikin ketagihan, tetapi bangunan yang tua dimana bakso ini dijual memberi kesan tersendiri pagi penikmat bakso.

Penyajian bakso pun cukup berbeda dengan kedai bakso lainnya. Kuah dan bakso dipisahkan dengan mie bertabur daging cincang, ditambah pangsit. Penyajian bumbu tambahan seperti kecap, sambal tidak ditempatkan wadah umumnya, melainkan disimpan dalam tempat kecil terpisah.

3. Pecel Oranye

AYO BACA : (Kaleidoskop) Kebijakan Gubernur Jabar Tuai Kontroversi pada 2019

pecel

(Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

Selain kuliner Bakso Laksana, ada juga kuliner yang sudah puluhan tahun hadir di Tasikmalaya, namanya Pecel Oranye. Pecel ini dijual di Jalan Empang, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Kuliner ini sudah ada sejak zaman Belanda atau sekitar tahun 1925.

Sayuran segar yang terdiri dari kol, kacang panjang, tauge, dan sayuran lainnya, pada pembuatan pecel, disiram dengan bumbu kacang yang halus atau berbeda dengan pembuatan pecel umumnya, yang diaduk antara bumbu kacang dan sayuran di atas cobek.

Selain menyajikan pecel, warung yang konon menjadi tempat makan "noni Belanda" ini juga menyajikan gado-gado dan rujak cuka. Selain rasa enak yang disajikan, pengunjung juga bisa bernostalgia karena interior yang dipakai bernuansna klasik.

4. Soto Pataruman

soto-pataruman-irpan

(Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

Warung Soto Paturaman berada di Jalan Pataruman No. 23, Kelurahan Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Dari segi penyajian, kuah soto yang konon sudah ada sejak tahun 1960-an ini juga sedikit encer. Isi dari soto juga sangat melimpah dengan berisi suwir daging ayam kampung, ati ampela, telor, ceker irisan daun bawang, dan kedelai goreng.

Kuah yang berasal dari santan kepala ditambah dengan isian soto yang melimpah membuat rasa yang dihasilkan sangat berbeda dengan soto-soto buatan warung soto lainnya. Kuah yang didominasi santan kelapa membuat rasa gurih, namun dengan kadar yang pas. Hal itu yang membuat banyak penikmat soto yang ketagihan.

5. Nasi Tutug Oncom

tugcpm

(Ayotasik.com/Fajar Sukma)

Jika Anda mengunjungi Tasikmalaya, belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi Nasi Tutug Oncom atau yang lebih dikenal dengan Nasi TO. Nasi TO khas Tasikmalaya ini mudah ditemukan, baik di wilayah kota maupun kabupaten.

Nasi TO yang sudah dikenal berbagai kalangan masyarakat ini merupakan perpaduan nasi putih dengan oncom yang sudah ditambahi bumbu seperti jahe, kencur, bawah putih dan garam. Nasi putih hangat dan oncom itu disatukan dan diaduk.

AYO BACA : (Kaleidoskop) Objek Wisata Paling Hits Tasikmalaya Tahun 2019

Dia ntara sekian banyak warung makan yang menyajikan TO, patut dicoba nasi TO buatan Warung Makan Sederhana yang berada di Jalan Raya Timur, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Di warung makan ini, Nasi TO dipadukan dengan lalapan, goreng tahu, pepes tahu, goreng tempe, dan sambal terasi.

6. Kue Tutug Oncom

kucom

(Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

Siapa sangka tutug oncom yang seringkali dipadukan dengan nasi putih itu kini dibuat lebih unik karena berpadu dengan adonan kue. Kue kering rasa tutug oncom itu diproduksi oleh Novitizi Cookies.

Produsen kue kering di Perum Bumi Asri, Kelurahan Parakannyasag, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya ini memproduksi kue kering rasa tutug oncom karena ingin menampilkan hal berbeda pada kuliner kebanggaan warga Tasikmalaya.

7. Citruk

whatsapp-image-2019-11-20-at-14-51-04

(Istimewa)

Camilan bernama Citruk ini berasal dari Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Camilan ini dahulu sempat populer namun tenggelam terkalahkan oleh hadirnya camilan-camilan lain. Namun kini, citruk hadir kembali dengan berbagai varian rasa dan pengemasan yang menarik, hasil pengembangan Rizki Arifiandi (30) warga Bungursari, Kota Tasikmalaya.

Bahan-bahan dalam membuat camilan citruk buatan Rizka adalah perpaduan antara tepung tapioka, tepung terigu, garam, dan penyedap rasa. Sesuai diaduk dan dibentuk menjadi bulat, bahan citruk selanjutnya di masak berbentuk bulat pipih menyerupai kerupuk udang. Tak lupa bumbu tambahan pun ditambah untuk membuat sensasi rasa baru pada citruk.

8. Cilok Goang (Cigo)

cilok-yanti

(Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

Tasikmalaya juga membuat makanan khas yang dikembangkan yakni Cilok Goang (Cigo). Banyak kedai Cigo yang tersebar di wilayah Tasikmalaya, namun salah satu kedai Cigo yang popularitasnnya patut diacungi jempol adalah Cigo Teh Yanti yang berada di Cempakawarna, Kelurahan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Meski berada di dalam permukiman dan harus melalui gang sempit untuk mendapatkannya, namun banyak pembeli tak segan merasakan sensai Cigo Teh Yanti entah dengan datang langsung atau memesan melalui jasa ojek onlione.

Sekilas Cigo Teh Yanti yang sudah ada sejak tahun 2012 ini tidak berbeda dengan yang lainnya. Namun dalam sajiannya, Cigo Teh Yanti diberi tambahan topping, misalnya  tahu, ceker, sayap, serta tulang ayam.

AYO BACA : (Kaleidoskop) Kejadian Menggemparkan di Tasikmalaya Sepanjang 2019

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar