PSSI Pastikan Liga 1 dan Liga 2 Berlanjut

  Jumat, 19 Juni 2020   Suara.com
Ilustrasi -- laga Persib vs Persija dalam Liga 1 Indonesia tahun 2018. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOTASIK.COM -- PSSI mengumumkan kelanjutan kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 pada bulan September atau Oktober 2020. Putusan itu muncul setelah PSSI menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) secara virtual, Rabu (17/6/2020).

Sebagaimana diketahui, Liga 1 dan 2 dihentikan sejak Maret lalu karena adanya pandemi COVID-19. Namun, kini PSSI sudah memastikan bakal kembali melanjutkan kompetisi yang sudah tertunda, meski belum ada jadwal pastinya.

"Setelah kompetisi dihentikan kami intens melakukan komunikasi dengan klub Liga 1 dan Liga 2. Mereka sepakat bahwa kompetisi harus dilanjutkan," kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam keterangan resminya, diwartakan Suara.com, Jumat (19/6/2020).

"Setelah itu kami bawa ke rapat Exco, dan dengan ini PSSI memutuskan melanjutkan kompetisi," jelas mantan Kapolda Metro Jaya itu.

Selain melakukan koordinasi dengan klub Liga 1 dan 2, PSSI juga melakukan koordinasi dengan Asosiasi Pelatih Sepak bola Seluruh Indonesia (APSSI) serta Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI). Kedua organisasi itupun sepakat ingin kompetisi dilanjutkan.

PSSI juga telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Kesehatan, tim Gugus Tugas COVID-19 terkait lanjutan kompetisi ini. PSSI memastikan kompetisi yang dijalankan nanti akan sesuai dengan protokol kesehatan.

"Tentu lanjutan kompetisi nanti akan dilakukan sesuai protokol kesehatan. Pekan lalu, PT LIB (Liga Indonesia Baru) juga sudah memaparkan teknis pelaksanaan lanjutan kompetisi Liga 1 dan 2 2020 kepada PSSI termasuk waktu mulai dan ujung kompetisi," ujar Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi.

"Saat ini PSSI sedang menyusun semua regulasi kompetisi lanjutan nanti seperti regulasi kesehatan, permainan, media dan lain-lain," pungkas pria yang juga anggota Exco PSSI itu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar