Kabupaten Tasikmalaya Wacanakan SD Belajar Secara Tatap Muka di Wilayah Mobilitas Rendah

  Sabtu, 12 September 2020   Irpan Wahab Muslim
Sekretaris tim gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tasik, Muhammad Zen (Irpan/Ayotasik)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Sekretaris tim gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, Muhammad Zen menuturkan, pihaknya sedang mengevaluasi pelaksaan kegiatan belajar mengajar tatap muka.

"Iya benar kita sedang mengevaluasi, karena banyaknya dorongan masyarakat yang berkeinginan anaknya kembali belajar tatap muka, " ujar Zen, Sabtu (12/9/2020).

Zen menegaskan, bukan tidak mungkin nantinya, kegiatan belajar mengajar tatap muka diberlakukan di tingkat SD. Namun dengan catatan, hanya sekolah yang berada di zona yang mobilitas warganya longgar dan tidak memungkinkan dilakukannya pembelajaran daring.

Zen mencontohkan, di wilayah Kecamatam Culamega, mobilitas warganya tidak sesibuk dan seramai kecamatan lain yang berada di perkotaan. Terlebih lagi, di wilayah Culamega, sinyal internet sangat lemah dan tidak bisa dilaksanakan belajar daring.

"Contohnya di Kecamatan asal saya di Culemaga, Ketemu orang saja susah, mobilitas warganya tidak terlalu padat. Jadi dimungkinkan untuk pembelajaran tatap muka," ujar Zen.

Tetapi bagi SD yang berada di zona mobilitas warga tinggi seperti Kecamatan Singaparna, Mangunreja, Ciawi, Salawu, Manonjaya dan kecamatan yang berada diperkotaan, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar sepertinya akan tetap dilakukan dengan daring.

"Mohon maaf kalau SD yang berada di wilayah ramai, mobilitas warga tinggi seperti Singaparna, kita tahan dulu. Terlebih di wilayah perkotaan, belajar daringnya jalan, " papar Zen.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar