Klaster Keluarga Covid-19 Muncul di Kabupaten Tasik

  Kamis, 17 September 2020   Irpan Wahab Muslim
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Heru Suharto. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya cukup mengkhawatirkan. Jumlah yang terkena mencapai 50 orang, dengan 41 orang di antaranya sembuh, 7 orang dalam isolasi dan perawatan, dan 2 orang meninggal.

Penyebaran yang cepat itu pun memunculkan klaster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya, yakni klaster keluarga. Klaster ini muncul pasca adanya siswa SD dan ibunya yang terkonfirmasi positif Covid-19 hasil swab PCR.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Heru Suharto menjelaskan, pasien ibu dan anak terkonfirmasi positif Covid-19 asal Singaparna ini mempunyai riwayat perjalanan dari Bogor.

"Iya kita kedatangan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, yang mempunyai riwayat perjalanan dari Bogor," kata Heru, Kamis (17/9/2020).

Heru menambahkan, klaster keluarga penyebaran Covid-19 harus diketahui dan diwaspadai oleh masyarakat. Karena kontak erat yang sangat dekat adalah lingkungan keluarga. Orang tua, ayah, ibu dan anak, dinilai sangat riskan dengan penularan karena seringnya berkontak erat.

"Kami harapkan untuk klaster keluarga diperhatikan lagi. Terapkan protokol kesehatan, gunakan masker, dan mencuci tangan," papar Heru.

Dijelaskan Heru, Kabupaten Tasikmalaya saat ini terkategori sebagai zona oranye penyebaran Covid-19, yang awalnya berada di zona kuning. "Kita akan lebih gencar lagi melaksanakan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat. AKB kita perketat" kata Heru.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar