Tiga Santri di Kabupaten Tasik Terpapar Covid-19

  Kamis, 24 September 2020   Irpan Wahab Muslim
ilustrasi santri. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya terus bertambah. Hingga Kamis (24/9/2020), otorita setempat menyatakan sebanyak seorang ASN dan tiga santri pondok pesantren yang tertular virus ini.

Dua ASN yang terpapar Covid-19 dinyatakan positif setelah mengikuti swab PCR massal yang dilaksanakan di Setda Kabupaten Tasikmalaya, sementara tiga santri dinyatakan positif setelah sempat pulang ke tempat tinggalnya.

"Sebelumnya ada siswa SD yang terpapar, sekarang ada santri, diketahui positif Covid-19 setelah pulang ke luar daerah. Bukan dari Tasik, ada Ciamis, Garut, luar kota. Bukan klaster pesantren ya, bukan," ungkap Pelaksana harian gugus tugas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Muhammad Zen.

"Ada satu ASN kita di salah satu instansi atau SKPD yang sudah saya berlakukan Work From Home (WFH) di kantor tersebut. Dan terus berjalan, makanya dilakukan swab untuk mengantisipasinya," tambahnya.

Dia menambahkan bahwa ASN ini, dari hasil analisa pemeriksaan kesehatannya ada informasi terserang virus Covid-19 yang ganas.

"Jadi kalau tidak cepat yang ASN itu virusnya ganas, dilihat yang biasa ditemukan di kita rendah, ini cukup ganas. Jadi kami minta pemerintahan baik ASN dan DPRD melakukan swab massal secara utuh, untuk mengantisipasi penyebaran," tambah Zen.

ASN yang bersangkutan, lanjut Zen, saat ini menjalani isolasi mandiri. Lalu upaya tracking dan swab terhadap orang yang berkontak erat dengannya dilakukan.

"Hasil swab PCR massal kita di Kabupaten Tasikmalaya itu 0,8% yang terpapar Covid-19. Bahkan hari Kamis lalu tujuh yang terkonfirmasi positif dalam satu hari, dan Rabu di Sukahening sampai lima orang klaster keluarga, di Singaparna ada enam orang," ungkap Zen.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar