Operasi Yustisi Gencar Digelar, Sekda Harapkan Perubahan Perilaku Masyarakat

  Kamis, 24 September 2020   Irpan Wahab Muslim
ilustrasi operasi yustisi. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Mencegah perluasan penyebaran wabah Virus Corona, Polres Tasikmalaya bersama Kodim 0612 Tasikmalaya dan Koramil Singaparna, Satpol PP, Dishub dan Dinas Kesehatan melaksanakan giat operasi yustisi mobile, Kamis (24/9/2020)

Pelaksaan operasi yustisi dipusatkan di Jalan Alun-alun Singaparna, Jalan Leuwisari, dan Jalan Padakembang. Operasi tersebut dalam bentuk peneguran terhadap masyarakat pengguna jalan dan pejalan kaki yang tidak menggunakan masker.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Hendria Lesmana mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan secara rutin yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat\ mematuhi protokol kesehatan.

“Kegiatan pendisiplinan masyarakat dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan tiga pilar sehingga masyarakat benar-benar disiplin menerapkannya dan mata rantai penyebaran Covid-19 dapat diputus,” kata Hendria.

Bukan hanya menegur dan mensanksi pejalan kaki dan pengguna kendaraan, operasi juga ditujukan kepada sejumlah toko yang tidak menyediakan tempat cuci tangan maupun handsanitizer. Pemilik toko diminta untuk menyediakan fasilitas protokol kesehatan.

"Kita berharap, kesadaran masyarakat semakin meningkat. Itu tujuan operasi yustisi gencar digelar, " ujar Hendria.

Sementara itu, Pelaksana harian gugus tugas penanggulangan Covid-19 yang juga Sekda Kabupaten Tasikmalaya Muhammad Zen mengharapkan, gencarnya operasi yustisi mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merubah perilaku hidup dengan yang sehat. Perilaku masyarakat yang berubah niscaya akan mampu memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hingga Kamis (24/9/2020), kata Zen, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya terus meningkat dengan 64 kasus terkonfirmasi positif, 3 orang meninggal, 11 masih dalam perawatan dan 50 orang sembuh.

"Kontak erat di kita ada 673, Suspek 1.594 dan Probabel 8 orang. Kita harapkan prilaku masyarakat terus berubah dan kesadaran menggunakan protokol kesehatan semakin meningkat, " ujar Zen.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar