Anyaman Kursi Warga Binaan Lapas Klas IIB Tasik Diminati Perbankan dan Hotel

  Jumat, 16 Oktober 2020   Heru Rukanda
Warga binaan Lapas Klas IIB Tasikmalaya sedang memproduksi anyaman kursi rotan sintetis dan kerajinan tangan lainnya di dalam lapas, Jumat, (16/10/2020. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TAWANG, AYOTASIK.COM -- Di tengah pandemi Covid-19 banyak pelaku usaha yang omzet penjualannya menurun. Namun, lain halnya dengan kerajinan tangan yang dibuat oleh para warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Tasikmalaya yang masih banyak menerima pesanan.

"Kini kami memproduksi anyaman kursi berbahan rotan sintetis. Pesanan datang dari kalangan perbankan dan hotel maupun perseorangan," ujar Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja Lapas Klas IIB Tasikmalaya, Arif Setiyo Budiarto, Jumat (16/10/2020).

Arif menambahkan, untuk satu set anyaman kursi yang terdiri dari satu kursi panjang, dua kursi biasa dan meja dikerjakan oleh 8 orang. Untuk bahan baku rotan sintetis pihak lapas membelinya dari Cirebon dan besi untuk rangkanya ada di Tasik. Semua dikerjakan oleh warga binaan mulai dari pengelasan besi rangka kursi hingga penganyaman.

"Untuk rangka kursi kami membutuhkan 12 sampai 15 lente besi pipa kotak. Kami kerjakan semuanya dari awal pemotongan hingga pengelasan. Untuk rotan sintesis kami beli dengan harga Rp 35 ribu sampai Rp 50 ribu per kilogramnya," ucap Arif.

Ia mengatakan, waktu pengerjaan satu set kursi bisa memakan waktu 2 hingga 3 minggu. Anyaman kursi yang dibuat warga binaan Lapas Klas klas IIB Tasikmalaya ini dijual kisaran harga Rp 1,8 juta hingga Rp 4 juta tergantung dari ukuran dan pesanan.

"Penjualan kerajinan tangan dari warga binaan ini kami pasarkan ke pihak perbankan, hotel atau perorangan. Sebagai media promosi kami juga manfaatkan media sosial," tambah Arif.

Arif berharap pembinaan keterampilan dan keahlian bagi para warga binaan ini menjadi bekal ketika sudah bebas nanti. Setidaknya mereka bisa membuka usaha sendiri dengan keterampilan yang diperoleh selama di lapas sehingga tidak kembali berbuat pelanggar hukum dan kembali ke lapas.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar