Pedagang Pasar Singaparna Mulai Terapkan 3M, Meski Fasilitas Penunjang Belum Ada

  Sabtu, 17 Oktober 2020   Irpan Wahab Muslim
Kesadaran pedagang pasar Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, menerapkan salah satu intrumen protokol kesehatan yakni memakai masker sudah mulai meningkat. (Ayotasik.com/Irpan Wahab)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM – Kesadaran pedagang pasar Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, menerapkan salah satu intrumen protokol kesehatan yakni memakai masker sudah mulai meningkat.

Pantauan Ayotasik.com, hampir seluruh pedagang baik pedagang makanan, pakaian, hingga barang pecah belah sudah menerapkan pemakaian masker. Bahkan ada sebagian mereka yang membawa serta hand sanitizer di tas yang mereka bawa.

Yadi (36) salah seorang pedagang Pasar Singaparna menuturkan, dia hampir setiap hari menggunakan masker karena melihat pemberitaan dan kabar tentang peredaran Covid-19 yang semakin tinggi. Langkah pemakaian itu dilakukan sebagai upaya dalam menghindari terpapar virus corona.

“Kita tidak tahu pembeli kondisi kesehatannya gimana, saya langkah antisipasi saja. Saya juga bawa hand sanitizer, dipake setelah menerima uang dari pembeli,“ ujar Yadi, Sabtu (17/10/2020).

Asep Babeh (40) salah seorang pedagang lainnya menambahkan, setelah adanya imbauan pemerintah dan maraknya operasi yustisi yang dilakukan pemerintah, dia selalu menggunakan masker tidak hanya saat berada di pasar tetapi juga saat aktivitas diluar rumah.

Asep mengaku khawatir akan terpapar Covid-19 terlebih dia punya riwayat pernah menderita penyakit diabetes.

“Saya mah ke mana mana pasti pake masker. Saya kan punya penyakit gula pak, jadi takut kalau ketularan. Karena saya dengar kalau yang punya penyakit bawaan sangat rentan,“ ujar Asep.

Namun sayang, kesadaran di tingkat pedagang tentang penerapan penggunaan masker tidak dibarengi dengan intrumen protokol kesehatan lainnya seperti mencuci tangan dan jaga jarak. Hal ini dilihat dengan tidak adanya fasilitas cuci tangan yang disediakan oleh pedagang maupun pengelola pasar. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar