Membelot, Kader PKB Tasik Pilih Dukung Haris Sanjaya

  Minggu, 18 Oktober 2020   Heru Rukanda
Kader dan pengurus kecamatan (PK) DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya dukung mantan ketua DPC PKB Haris Sanjaya yang berpasangan dengan Azies Rismaya Mahpud di Pilkada Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (17/10/2020). (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TAWANG, AYOTASIK.COM -- Suhu politik jelang Pilkada Kabupaten Tasikmalaya kian memanas. Setelah puluhan kader mantan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Tasikmalaya membelot tidak mendukung pasangan calong bupati dan wakil bupati yang diusung partainya, kini hal serupa terjadi di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tasikmalaya.

Kader dan pengurus kecamatan (PK) DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya lebih memilih mendukung mantan ketuanya Haris Sanjaya yang berpasangan dengan Azies Rismaya Mahpud di Pilkada 2020, ketimbang mengikuti instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB yang mengusung pasangan calon Iwan Saputra-Iip Miftahul Paos. Pasangan Azies-Haris diusung dan didukung oleh dua partai politik yakni partai Gerindra dan Demokrat.

"Kami perwakilan kader dan pengurus dari 39 kecamatan serta pengurus DPC, tetap mendukung mantan ketua DPC PKB Tasikmalaya, Haris Sanjaya. Beliau kemarin terbukti mampu menaikan suara PKB di legislatif 2019 terbanyak kedua jumlah kursi di DPRD," ujar Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya, Momon Saman Kartajani, Sabtu, (17/10/2020).

Momon mengatakan, pengurus dan mantan pengurus DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya solid mendukung mantan ketuanya. Sekarang terus bergerak kepada seluruh kader hampir di seluruh desa Kabupaten Tasikmalaya. Mereka meyakini Haris Sanjaya yang dua periode menjabat Ketua DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya bakal mampu memenangkan pesta demokrasi di Tasikmalaya.

"Sekarang kan ada pergantian pengurus muda di DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya. Mereka sejatinya adalah kader yang dididik oleh kami. Mereka justru lebih menyolidkan kader pengurus lama yang selama ini sangat menguasai medan dan jejaring kader PKB di akar rumput," ungkap Momon.

Hal senada diutarakan Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Tasikmalayan Asep Hernandi. Ia membenarkan jika seluruh pengurus kecamatan partainya di masa kepemimpinan Haris Sanjaya tetap mendukung mantan ketuanya di Pilkada Tasikmalaya.

"Kami siap menerima apapun konsekuensi partai atas dukungan yang tak sesuai dengan intruksi DPP PKB," ujar Asep.

Asep menyakini suara Haris Sanjaya akan sesuai dengan hasil saat dia sukses membawa PKB jadi ranking kedua suara terbanyak di Pileg DPRD Kabupaten Tasikmalaya 2019.

Mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya sekaligus Calon Wakil Bupati Tasikmalaya nomor urut 1, Haris Sanjaya,  mengaku hasil suara partainya pada Pileg 2019 sebanyak 138.000 suara. Ia optimis dengan kekuatan yang sama dan para kader yang militan akan mampu mendulang suara terbanyak di Pilkada nanti.

"Saya yakin 85% suara di Pileg lalu akan kita dapatkan untuk kemenangan pasangan Azis-Haris. Terlebih kekuatan PKB zaman saya masih utuh," ujar Haris.

Diakui Haris, sejauh ini dirinya tidak terhalang oleh aturan administratif partainya dan tetap menjadi calon yang diusung oleh partai lain yakni partai Gerindra dan Demokrat.

"Secara administratif memang rekomendasi DPP PKB bukan ke saya, tapi secara hubungan emosional tetap memberikan dukungan penuh, bahkan para sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) mendukung untuk tetap maju," ujarnya.

Dalam perhelatan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020, KPU Kabupaten Tasikmalaya telah menetapkan empat pasangan calon dengan nomor urut satu pasangan Azis Rizmaya Mahfud-Haris Sanjaya (Demokrat dan Gerindra), nomor urut 2 Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin (PDIP dan PPP), nomor urut 3 Cep Zamzam Nur-Fadil Karsoma (Perseorangan) dan nomor urut 4 Iwan Saputra-Iip Miftahul Paos (Golkar, PKB, PAN, PKS dan Nasdem).

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar