Ditutup 2 Hari, Objek Wisata Gunung Galunggung Rugi Rp100 Juta

  Jumat, 21 Mei 2021   Heru Rukanda
Objek Wisata Gunung Galunggung. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

CISAYONG, AYOTASIK.COM - Cluster Manajer Objek Wisata Gunung Galunggung Dudung Suhaeri mengatakan, dengan penutupan sementara selama 2 hari, kerugian pendapatan yang hilang diperkirakan mencapai seratus juta rupiah.

"Kalau berkaca pada 2 hari pada minggu lalu potensi pendapatan yang hilang itu sekitar Rp100 juta," ujar Dudung, Jumat 21 Mei 2021.

Ia mengatakan, total potensi pendapatan yang hilang tersebut berasal dari objek wisata Cipanas dan Kawah Gunung Galunggung," ucapnya.

Sementara itu, Manajer Bisnis Perhutani Tasikmalaya Yaya Sutia mengatakan, potensi pendapatan yang hilang akibat dari penutupan sementara objek wisata selama 2 hari diperkirakan antara Rp30 juta hingga Rp40 juta.

Menurutnya, ada 4 objek wisata yang dikelola oleh KPH Perhutani Tasikmalaya. Di antaranya Curug Badak Batu Hanoman, Curug Candung / Fine Forest, Curug Ciparay, dan Cipatuh.

"Potensi pendapatan yang hilang itu dari 4 objek wisata yang dikelola KPH Perhutani," ujar Yaya, Jumat, 21 Mei 2021.

Kendati demikian, Yaya mengaku tidak bisa berbuat banyak dan akan mengikuti surat edaran mengenai penutupan sementara objek wisata di Kabupaten Tasikmalaya.

"Kita ikuti saja arahan pemerintah untuk menutup sementara selama 2 hari," ucapnya.

Sebelumnya, menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia tentang penutupan objek wisata sebagai upaya penanggulangan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor : 0020 tahun 2021 tentang antisipasi penyebaran Covid-19 di sektor pariwisata.

Dalam SE yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zen tertanggal 21 Mei 2021 disebutkan, dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan upaya pencegahan penularan Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya, bahwa berdasarakan level kewaspadaan  per tanggal 17 Mei 2021, Kabupaten Tasikmalaya berada pada zona oranye (risiko sedang) penyebaran Covid-19.

Oleh karenanya, seluruh pengelola kawasan destinasi wisata di Kabupaten Tasikmalaya agar menutup sementara tempat pariwisata pada tanggal 22 sampai 23 Mei 2021.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar