Objek Wisata Ditutup, Kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya Turun

  Senin, 24 Mei 2021   Heru Rukanda
Kabid Pencegahan dan Pengedalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Tasikmalaya Asep Hendra Hendriana. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

BUNGURSARI,AYOTASIK.COM - Penutupan objek wisata di Kota Tasikmalaya dinilai Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya sangat berdampak terhadap tren kasus Covid-19. Penutupan tempat wisata setidaknya bisa mengurangi aktivitas orang-orang berkumpul di tempat publik.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengedalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Tasikmalaya Asep Hendra Hendriana mengatakan kasus baru di Kota Tasikmalaya yang cenderung menurun disebabkan penutupan objek wisata.

“Ada dampaknya. Kalau yang kita lihat contohnya hari ini saja cuma satu penambahan kasus baru saja yang kite temukan. Mudah-mudahan bisa terus di bawah 30 atau 40 kasus,” ujar Asep, Senin, 24 Mei 2021.

Menurutnya, penutupan tempat publik sebagai ikhtiar pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, terutama di masa-masa libur lebaran Idulfitri 1442 Hijriah.

“Ini kan ikhtiar dan upaya kita. Mudah-mudahan kita tidak sampai ke zona merah lagi ya, cape zona merah itu,” ucapnya.

Ia mengatakan, pihaknya terus melakukan tracing terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pasien. Selain itu, warga yang mudik dan dimudikan juga dilakukan tracing.

“Besok kemungkinan agak banyak karena tracingnya dan tesnya terus berjalan. Tapi hasilnya belum keluar. Itu membutuhkan waktu sekitar 2 kali 24 jam hingga 3 kali 24 jam. Mudah-mudahan tidak banyak yang positif,” ungkapnya.

Asep menjelaskan, untuk tracing yang dilakukan bisa mencapai 300 orang per hari. Ia mencontohkan untuk satu puskesmas bisa melakukan tracing 3 keluarga. Sedangkan jumlah puskesmas yang ada di Kota Tasikmalaya jumlahnya sebanyak 22 puskesmas.

“Kalau satu puskesmas mentracing 3 keluarga dengan 5 anggota keluarga, tinggal kalikan saja dengan 22 puskesmas. Itu bisa mencapai lebih dari 300 orang,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, hingga Senin, 24 Mei 2021, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya jumlahnya sebanyak 6.683 kasus dengan penambahan kasus baru sebanyak satu kasus, dan kasus aktif sebanyak 259 kasus.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar