Pemkot Tasik Belum Dizinkan Objek Wisata Kembali Buka. Mengapa?

  Rabu, 26 Mei 2021   Heru Rukanda
Objek wisata Karang Resik Kota Tasikmalaya masih tutup. (Ayotasik.com/Heru Rukanda).

INDIHIANG, AYOTASIK.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya hingga kini belum berani membuka tempat objek wisata dengan alasan untuk menekan angka kasus Covid-19. Objek wisata ditutup lantaran berpotensi menimbulkan kerumunan orang. Penutupan objek wisata di Kota Tasikmalaya dilakukan Pemkot sebelum Lebaran Idulfitri 1442 Hijriah di mana kota berjuluk kota santri kembali masuk ke zona merah (risiko tinggi) penyebaran Covid-19.

Kendati Kota Tasikmalaya sudah turun kembali ke zona oranye (risiko sedang) penyebaran Covid-19, kebijakan pemerintah menutup tempat wisata belum dicabut. "Sementara ini belum dibuka. Masih menunggu hingga akhir bulan," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan, Rabu, 26 Mei 2021.

Menurutnya, saat ini pergerakan orang di Kota Tasikmalaya masih banyak sehingga dikhawatirkan akan muncul klaster wisata. "Kemarin saya minta masukan ke satgas kayaknya belum memungkinkan untuk dibuka," ucapnya.

Ia menuturkan, secara data memang ada penurunan kasus sebelum hingga sepekan usai Lebaran, tapi kemarin naik lagi sedikit. "Seperti kemarin, naik 50-an dari hasil tracing. Memang sejak awal Lebaran sudah turun kasus yang aktifnya, semula ada 400 kasus aktif sekarang di 250-an kasus," kata dia.

Ivan menambahkan, untuk kasus yang spesifik pemudik belum ada dan belum ditemukan. "Kita tunggu evaluasi hingga akhir bulan apakah akan kembali dibuka atau belum," pungkasnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar