67 Orang Meninggal Akibat Covid-19 Sejak Awal Juni 2021

  Rabu, 23 Juni 2021   Heru Rukanda
Plt Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TAWANG, AYOTASIK.COM -- Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf mengatakan, kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Tasikmalaya mengalami peningkatan yang signifikan. Di bulan Juni ini peningkatan kasus kematian sangat mencolok, di mana angkanya 2 kali lipat lebih besar dari bulan Mei 2021 sebanyak 37 kasus.

"Masyarakat yang terkena Covid-19 itu sudah 67 orang meninggal sampai tanggal 23 Juni ini. Memang kasus kematian akibat Covid-19 ini sedang naik," ujar Yusuf, Rabu 23 Juni 2021.

Menurutnya, pemerintah terus berupaya menyosialisasikan ke masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat, kemudian lurah dan camat terus woro-woro kepada masyarakat supaya berdisiplin dalam penggunaan masker.

"Kerumunan harus dibubarkan. Kemarin sudah turun dari menteri perekonomian selaku komite satgas pusat mengenai aturan-aturan yang harus dilakukan. Kita juga akan evaluasi lagi untuk mengambil kebijakan ke depan," ucapnya.

Ia menuturkan, pihaknya juga telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang berlaku sampai tanggal 29 Juni 2021. Edaran itu yang jadi pegangan satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya dalam upaya menekan laju kenaikan kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya.

"Di kita pelaku usaha masih bisa beroperasi sampai jam 9 malam. Kalau di pusat hanya sampai jam 8 malam. Namun, kita harus imbangkan antara memutus mata rantai penularan  Covid-19 dengan pemulihan ekonomi, sehingga pelaku usaha diberi kesempatan sampai jam 9 malam," kata dia.

"Kita juga terus berupaya mempertahankan supaya tetap di zona oranye, walaupun sekarang kapasitas rumah sakit di kita sudah penuh dan yang terkena juga luar biasa banyaknya," sambung Yusuf.

Ia menambahkan, masyarakat harus berhati-hati dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini."Tadi juga di tempat saya ada Pol PP yang positif dan tadi juga sudah di swab semua. Alhamdulillah saya juga tadi pagi di swab hasilnya negatif," ungkapnya.

Lebih lanjut Yusuf menjelaskan, bahwa pihak juga telah memberlakukan penyekatan kendaraan terutama yang akan masuk ke kawasan Jalan KH. Zenal Mustofa. Ia mengatakan sekarang masih dalam pembatasan di kawasan HZ. Kalau penyebaran kasus ini meluas, pihaknya juga akan memperluas pembatasan juga, artinya pembatasan tidak dilakukan di kawasan HZ saja, kemungkinan ada dibeberapa titik.

"Beberapa tempat sudah kita lakukan PPKM mikro seperti sudah dilakukan di Sambongpari. Tidak orang keluar masuk lagi. Kita lockdown saja mereka satu tempat. Mudah-mudahan itu bisa mencegah penularan," pungkasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, hingga Rabu, 23 Juni 2021, akumulasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya jumlahnya mencapai 7.897 kasus. Terdapat penambahan kasus baru sebanyak 52 orang, kasus sembuh 34 orang, dan kasus meninggal 4 orang. Untuk kasus aktifnya saat ini berjumlah 731 kasus.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar